Sejarah Sekolah dari Yunani Kuno Hingga Penjajahan

Sejarah sekolah – Sekolah merupakan salah satu hal terpenting dalam perkembangan manusia, terlebih saat kita masih kecil hingga remaja dimana segala sesuatunya masih labil dan harus mendapatkan pembelajaran yang betul. Sungguh ironis memang ketika kita melihat generasi muda sekarang, beberapa dari mereka seakan meremehkan atau bahkan acuh terhadap pendidikan mereka sendiri[src].

Memang betul segala sesuatunya nantinya akan kita pelajari seiring dengan bertambahnya usia, namun jika memang bisa mempelajari dengan cara benar dan tepat mengapa harus mencari tau dengan cara yang salah? Dalam kesempatan kali ini, saya selaku admin duniasejarah.com akan sedikit membagikan informasi seputar sejarah sekolah, tentunya kita juga akan membahas sejarah sekolah di Indonesia.

Sejarah Sekolah

Sekolah merupakan lembaga penting yang dirancang untuk adanya sistem belajar mengajar terhadap murid dibawah pengawasan seorang guru. Sebagian negara memiliki sistem pendidikan formal dan umumnya bersifat wajib. Nantinya siswa akan ditantang untuk menjalani sesi aktif dalam pengembangan diri melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar.

sejarah sekolah
Ilustrasi sejarah sekolah jaman dulu

Sekolah juga memiliki tingkatan tertentu. Menurut sumbernya, Indonesia sendiri baru mulai mengenal pendidikan formal yang sangat fundamental tersebut sejak Maret 1946, pada waktu itu tentunya Indonesia baru saja merdeka. Perjuangan masyarakat untuk dapat mengenyam bangku pendidikan akhirnya terwujud, begitulah sejarah sekolah dasar Indonesia yang mungkin belum banyak diketahui orang.

Sebuah sistem pendidikan formal dimana beberapa manusia berkumpul untuk mempelajari kebudayaan, itulah sejarah sekolah yang telah dianut oleh masyarakat sejak zaman Yunani kun, Romania, China kuno dan India kuno.

Sejarah Sekolah Minggu

sejarah sekolah minggu
Potret sejarah sekolah minggu

Konsep adanya sekolah di hari minggu ini diyakini berawal dari Inggris sekitar tahun 1780-an dalam pengawasan seorang guru yang bernama Robert Raikes yang hingga sekarang nama dan patungnya dibuat untuk mengenang dirinya sebagai penemu konsep ini.

Di daerah asalnya, pemikiran sekolah minggu ini merupakan sekolah sederhana yang diperuntukkan pada anak-anak miskin untuk belajar menulis dan membaca sehingga mereka mengerti. Konsep ini juga dulunya digunakan dalam pemahaman gereja untuk memperdalam penyebaran Agama mereka.

Sejarah Sekolah Islam Terpadu

sejarah sekolah islam terpadu
Foto sejarah sekolah Islam terpadu

Islam adalah Agama yang dulu telah mengembangkan sistem sekolah dalam artian “modern” pada waktu itu. Penekanan ilmu pengetahuan dalam mengajarkan serte menyebarkan pengetahuan tersebut dibangun secara sistematis.

Pada awalnya, bangunan yang digunakan sebagai tempat ibadah umat muslim ini menggabungkan aktifitas religius sekaligus aktifitas belajar, namun setelah abad ke-9, sebuah sekolah dibangun secara independen dari masjid, disinilah awal madrasah diperkenalkan semacam al-Qarawiyyin yang didirikan pada 859 Masehi.

Dibawah kekuasaan Utsmaniyah, kota-kota seperti Edirne menjadi pusat pembelajaran. Sebuah kompleks bangunan yang berisi masjid, rumah sakit, madrasah serta bangunan lain yang mampu menopang kegiatan belajar mengajar ini dapat diakses oleh masyarakat luas serta mudah dikarenakan kebanyakan fasilitas tersebut digratiskan bagi siapapun.

Sejarah Sekolah di Eropa

sejarah sekolah di eropa
Gambaran sejarah sekolah di Eropa

Sebuah tempat pemebelajaran seperti Universitas di Eropa baru muncul sekitar abad ke-12. Disini, sekolah merupakan hal yang penting dan mereka yang menjadi para akademisi sekolah tesebut sudah dipanggil dengan sebutan “Murid Sekolah” tentu dalam bahasa merek. Tujuan utama dari sekolah selama abad pertengahan hingga sebagian besar periode modern awal adalah untuk mengajarkan bahasa Latin.

Hal tersebut menyebabkan istilah “sekolah tata bahasa” yang ada di Amerika Serika secara informal mengacu pada SD (sekolah dasar). Namun di Inggris, sebuah sekolah yang memilih mereka yang datang berdasarkan kemampuan dan bakat. Hingga akhirnya kurikilum sekolah secara bertahap meluas dan mencakup materi pembelajaran yang lain seperti teknis, ilmiah dan artistik.

Kehadiran dalam sekolah wajib akhirnya menjadi hal umum di beberapa daerah eropa selama abad ke-18. Hal ini awalnya diperkenalkan pada awal tahun 1739, yang tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan “literacy of the almue” yaitu masyarakat biasa. Pada awal 1920-an akhirnya sekolah menyediakan beberapa fasilitas kelas dan termasuk transportasi untuk anak anak seperti bus sekolah.

Sejarah Sekolah di Indonesia

Pada saat memasuki abad ke-16 Portugis datang ke Indonesia dengan tujuan berdangan dan juga menyebarkan kepercayaan mereka (pada saat itu Katolik). Dalam usaha mencapai tujuan tersebut, mereka yang datang ke Indonesia mendirikan sekolah dengan tujuan memberikan pendidikan dasar (baca, tulis, hitung) tanpa menghilangkan tujuan penyebaran kepercayaan mereka tersebut. Namun masuknya Belanda membuat aktifitas tersebut terhenti.

Pada saat yang sama, Belanda yang datang juga memiliki tujuan yang sama yakni menyebarkan kepercayaan mereka (Protestan) kepada masyarakat Indonesia. Untuk mempercepat misi tersebut, Belanda melanjutkan apa yang sudah Portugis lakukan di Indonesia yakni mengaktifkan kembali sekolah berbasis keagamaan dan membangun bangunan sekolah yang baru di beberapa wilayah.

sejarah sekolah di indonesia
Gambaran sejarah sekolah di Indonesia

Pada masa itu, Ambon merupakan tempat pertama yang dipilih Belanda setiap tahunnya, beberapa penduduk dikirim ke Belanda untuk menjadi guru. Setelah pendidikan aktif di Ambon, Belanda-pun memperluas sayapnya dalam pendidikan hingga pulau Jawa dengan mendirikan sekoalh di Jakarta pada tahun 1617. Mereka yang lulus dari sekolah tersebut di berikan harapan dengan pekerjaan yang layak di berbagai kantor administratif milik Belanda.

Sekolah Sebelum Masa Penjajahan

Sebelum masa penjajahan Belanda, pendidikan yang terdapat di Indonesia hanyalan pendidikan non-formal. Pendidik semacam ini sudah ada sejak ada era kerajaan Hindu atau bahkan sebelumnya, pendidikan dilakukan di tempat ibadah atau padepokan.

Sekolah Pada Masa Penjajahan Belanda

Pendidikan formal di Indonesia dimulai sejak pada masa awal penjajahan hingga tahun 1903 berupa sekolah formal yang masih dikhususkan bagi warga Belanda. Sekolah yang ada pada waktu itu antara lain HIS, HCS, MULO, ELS, AMS.

Seragam Sekolah Jaman Dulu

Di Indonesia, untuk sekolah milik pemerintah biasanya hal dasar seperti seragam dan buku disetarakan sesuai dengan tingkatnya. Sekolah dasar berwarna putih-merah, Sekolah Tingkat Pertama putih-biru, sedangkan Sekolah Mengenah Atas putih-abu-abu. Namun untuk sekolah yang dimiliki swasta, biasanya berbeda dan akan dikenakan biaya lain untuk seragam.


Jenjang pendidikan yang ada di Indonesia secara garis besar tidak banyak berubah. Namun, terdapat lebih banyak lembaga-lembaga yang mengatas namakan pendidikan, menyediakan fasilitas untuk setiap jenjang pendidikan dimana melibatkan partisipasi dari pendidikan non-formal.

Seiring dengan tercapainya tujuan pemerintah yang mengusuh “wajib belajar 9 tahun” pendidikan di Indonesia mengalami kemajuan signifikan dan diyakini meningkatkan kualitas dari SDM. Namun ada sedikit masalah lagi yang dihadapi masyarakat saat ini yaitu pendidikan tinggi yang juga menjadi tolak ukur dalam menciptakan SDM yang lebih berkualitas.

Demikian artikel sejarah sekolah di Indonesia, semoga bermanfaat untuk teman-teman pembaca. Marilah kita jaga bersama kualitas belajar mengajar di Sekolah dan saling menghargai sesama pelaku belajar mengarjar demi kemajuan bangsa Indonesia.

Tags: