Sejarah Renang, Penemuan, Gaya Serta Perlombaan

Sejarah Renang – Renang adalah sebuah kegiatan olahraga yang memperlihatkan pergerakan seseorang didalam air, renang juga diperlombakan yang mempertontonkan kelihaian seorang atlit dalam kecepatan ataupun gaya yang digunakan saat mereka berenang[src].

sejarah renang
Ilustrasi sejarah renang

Dalam melakukan olahraga renang, ada beberapa gaya. Dalam sejarah renang dunia cukup banyak juga gaya dipertontonkan yang hingga saat ini masih digunakan, seperti yang nantinya akan kita bahas:

  • Sejarah Renang Gaya Dada
  • Sejarah Renang Gaya Bebas
  • Sejarah Renang Gaya Punggung
  • Sejarah Renang Gaya Kupu kupu

Dan tentunya masih ada gaya baru lain yang memiliki nama baru dalam olahraga renang modern. Biasanya dalam sebuah lomba renang yang dianggap sebagai pemenang adalah atlit yang mampu menyelesaikan lintasan perlombaan dengan waktu tercepat, bahkan saat ini ada catatan rekor untuk menyelesaikan lintasan dalam sekian detik.

Sejarah Renang

Sejarah renang di dunia diawali dengan diadakannya perlombaan yang saat itu dilakukan di Eropa sekitar awal abad ke-18 (1800 M), pada saat itu para atlit umumnya berenang dengan menggunakan gaya dada.

Kemudian, pada tahun 1873, seorang perenang bernama John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya trudgen pada lomba renang setelah melihat gaya renang bebas ala suku Indian dan terinspirasi. Namun, akubat kurangnya apresiasi orang Inggris terhadap gerakan renang yang membuat air terpercik kemana-mana, gaya tersebut dimodifikasi.

1. Sejarah Renang Gaya Bebas

sejarah renang gaya bebas
Gambar renang gaya bebas via renawaterinstinct

Renang saat itu telah menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan, bahkan sejak Olimpiade Athena pada tahun 1896. Nomor renang wanita/putri juga telah dilombakan sejak Olimpiade Stockholm pada 1912. Pada tahun 1902, Richard Cavill mempertunjukkan renang gaya bebas.

Gaya bebas telah digunakan oleh umat manusia sejak Zaman Kuno, di dunia Barat sendiri, Gaya renang ini pertama kali diperlombakan pada tahun 1844 di London. Saat itu perenang dari suku Indian dengan sangat mudahnya berhasil menakhlukan perenang asal Inggris. Meskipun begitu, para atlit asal Inggris menganggap gaya tersebut tidak elegan karena banyak air yang terpercik.

Di antara kisaran tahun 1870 s/d 1890, seorang pelatih renang yang bernama John Arthur Trudgen pergi ke Argentina. Disana, ia mempelajari teknik gaya bebas dari penduduk asli Amerika Selatan. Namun, di Inggris ia menggunakan gerakan kaki yang menggunting dibandingkan gaya menyamping seperti gaya bebas aslinya. Saat itu gaya renang campuran dinamakan gaya Trudgen

2. Sejarah Renang Gaya Kupu Kupu

sejarah renang gaya kupu kupu
Gambar renang gaya kupu kupu renawaterinstinct

Gaya kupu-kupu pertamakali dipertontonkan dan dikembangkan pada tahun 1930-an yang pada awalnya, gaya ini merupakan sebuah gerakan variasi dari gerakan dada sebelumnya, hingga pada akhirnya gaya ini disebut gaya kupu-kupu pada tahun 1952.

Sejarah renang gaya kupu kupu diyakini dimulai pada akhir tahun 1933 yang dimana pada saat itu seorang atlit renang asal AS, Henry Myres berenang menggunakan gaya ini pada perlombaan Brooklyn Central YMCA.

David Armbruster yang seorang pelatih renang dari Universitas Iowa, meneliti tentang problem yang muncul karena adanya hambatan air sewaktu atlit menggunakan gaya dada. Armbruster juga dipercaya telah melakukan modifikasi dalam metode mengayunkan lengan kedepan sewaktu berenang sehingga gaya tersebut disebut dengan gaya kupu-kupu.

Menurut saya pribadi, mempelajari gaya kupu-kupu lebih sulit dibandingkan gaya lainnya. Namun, para atlit diyakini mampu berenang lebih cepat menggunakan gaya ini.

3. Sejarah Renang Gaya Dada

sejarah renang gaya dada
Gambar sejarah renang gaya dada via renawaterinstinct

Diyakini, manusia telah mempelajari ilmu berenang dan menemukan gaya ini sejak Zaman batu, seperti halnya yang digambarkan pada lukisan di sebuah Gua perenang di daerah Mesir barat daya dekat Wadi Sora. Gerakan kaki pada gaya ini diperkirakan terinspirasi dari gerakan berenang katak.

Pada tahun 1538, seorang profesor Jerman yang bernama Nicolas Wynman yang ahli dalam bidang ilmu bahasa menerbitkan sebuah buku berenang yang pertama, Colymbetes. Tujuan dari Wynman menulisnya bukanlah untuk mempromosikan olahraga tersebut, melainkan untuk menambah wawasan dan mengurangi resiko bahaya tenggelam, gaya dada dimasukkan dalam buku tersebut.

Pada tahun 1696, seorang pengarang asal Perancis, Melchisedech Thevenot menulis sebuah buku yang berjudul The Art of Swimming yang menjelaskan tentang gaya dada yang menyerupai gaya dada saat ini, Benjamin Franklin juga membaca buku tersebut.

4. Sejarah Renang Gaya Punggung

sejarah renang gaya punggung
Gambar renang gaya punggung renawaterinstinct

Gaya punggung merupakan gaya berenang yang mengambil sikap dimana posisi punggung menghadap permukaan air. Kaki di gerakan denangan tangan seperti sedang gaya bebas, tetapi posisi tubuh tetap terlentang di atas permukaan air. Kedua tangan bergantian bergerak ke arah pinggang seakan mengayuh.

Gaya punggung merupakan gaya berenang kuno yang sudah dikenal sejak abad ke-19. Gaya ini pertama kali dipertandingkan pada Olimpiade Paris 1900, gaya ini merupakan gaya tertua saat ini yang dilombakan selain gaya bebas.

Ketika dalam posisi berenang, posisi wajah tetap berada di atas air sehingga ada keuntungan tersendiri bagi perenang karena mudah untuk mengambil nafas. Namun, perenang agak sulit melihat kedepan sehingga seorang atlit hanya bisa memperkirakan dinding tepi kolam yang dihitung kira-kira berapa jumlah gerakan yang diperlukan.

Tidak seperti gaya bebas, sewaktu memulai start, seorang perenang yang menggunakan gaya ini melakukanyna dari dalam kolam, atlit menghadap ke arah dinding kolam dan kedua tangannya memegang besi pegangan. Kedua lutut kemudian ditekuk di antara lengan, sementara itu telapak kaki bertumpu di dinding kolam.

Sejarah Renang di Indonesia

Sejarah renang di Indonesia sendiri telah ada bahkan sejak zaman Hindia Belanda, pada waktu itu didirikanlah sebuah Perserikatan Berenang Bandung yang diartikan dari Bandungse Zwembond. Di tahun berikutnya, didirikan pula Perserikatan Berenang Jawa Barat atau West Java Zwembond disusul dengan Perserikatan Jawa Timur Oost Java Zwembond pada 1927.

sejarah renang di indonesia
Ilustrasi sejarah renang di indonesia

Setelah itulah muncul perlombaan-perlombaan renang daerah yang sering diadakan. Rekor yang ada dan muncul saat itu juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.

Pada tahun 1936, seorang perenang Belanda bernama Pet Stam mampu mencatatkan waktunya sebagai rekor untuk nomor 100 meter gaya bebas dalam waktu 59,9 detik di kolam renang Cihampelas Bandung. Kemudian, Pet Stam dikirim mewakili Belanda di Olimpiade Berlin 1936.

Persatuan Berenang Seluruh Indonesia sendiri didirikan pada 21 Maret 1951, sebagai salah satu anggota Federasi Renang Internasional, Indonesia-pun juga mengirim perwakilannya untuk ikut berlomba dalam Olimpiade Helsinki 1952 dan seterusnya.

1. Nomor Perlombaan Renang

Nomor perlombaan ditentukan dari berdasarkan jarak tempuh dalam perlombaan renang, jenis kelamin, serta 4 gaya renang yang terdiri dari gaya bebas, kupu-kupu, gaya dada, serta gaya punggung). Dalam kategori renang putra dan putri ada beberapa nomor yang diperlombakan dalam Olimpiade:

Daftar Nomor Perlombaan Renang
Gaya bebas:50 m, 100 m, 200 m, 400 m,
800 m (putri), 1500 m (putra)
Gaya kupu-kupu:100 m,
200 m
Gaya punggung:100 m,
200 m
Gaya dada:100 m,
200 m
Gaya ganti perorangan:200 m,
400 m
Gaya ganti estafet:4 x 100 m
Gaya bebas estafet:4 x 100 m,
4 x 200 m
Marathon10 km

Dalam perlombaan renang-pun, selain memperhatikan gerakan agar tidak mengalami cidera, para atlit juga harus memahami betul aturan tiap-tiap nomor perlombaan renang.

  • Pada nomor gaya ganti yang perorangan, seorang perenang menggunakan keempat gaya bergantian untu tiap putarannya, dengan urutan: kupu-kupu, punggung, dada, lalu gaya bebas.
  • Pada nomor renang perorangan dengan jarak 100m, lomba renang dilakukan dengan menggunakan  lintasan pendek sepanjang 25 meter
  • Pada nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet, dalam satu regu diwakili oleh 4 orang perenang saja yang masing-masing berenang 100 m. Perenang ke-1 memulai dengan gaya punggung, dilanjutkan dengan gaya dada, gaya kupu-kupu dan diakhiri dengan gaya bebas pada perenang ke-4

Dalam hal olahraga renang, Federasi Renang Internasional sudah membentuk daftar untuk merek dan tipe pakaian renang yang diizinkan dalam perlombaan olahraga tersebut, seperti:

  • Seorang perenang dizinkan untuk menggunakan topi renang sera kacamata renang. 
  • Seorang perenang yang berkacamata, boleh memilih untuk memakai kacamata renang minus ataupun mengenakan kontak lensa mata dan kaca mata renang normal.
  • Seorang perenang tidak diizinkan menggunakan alat atau pakaian renang yang mempengaruhi kecepatan, ketahanan tubuh, ataupun daya apung, seperti kaki katak atau sarung tangan yang berselaput.

Sepertinya untuk kesempatan kali ini hanya ini saja yang bisa admin duniasejarah.com sampaikan seputar sejarah renang dari dulu hingga sekarang. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu teman-teman pembaca sebagai referensi, terimakasih.

Tags: