Sejarah Penemuan Sel, Bonus Video Pembelahan Sel

Sejarah penemuan Sel – Sebelum kita membahas tentang sejarah penemuan sel marilah kita pahami terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan Sel itu sendiri.

Sel adalah kumpulan dari materi yang paling sederhana (paling kecil) yang dapat hidup, sel adalah unit penyusun seluruh makhluk hidup. Materi ini mampu melakukan semua aktifitas dalam kehidupan dan sebagian besar daru reaksi kimia demi mempertahankan kehidupan yang berlangsung di dalam sel, kebanyakan dari makhluk hidup yang ada, tersusun dari sel tunggal (uni-seluler)[src].

sejarah penemuan sel
Ilustrasi sejarah penemuan sel via exammasters

Makhluk hidup yang tersusun dari sel tunggal ini contohnya adalah amoeba dan bakteri. Sementara, makhluk hidup mencakup tumbuhan, manusia dan hewan merupakan organisme yang terdiri dari banyak tipe sel dengan fungsinya masing-masing atau multi-seluler.

Baiklah, sepertinya untuk pembuka artikel sejarah penemuan sel. Selanjutnya, berikut ini adalah artikel dari duniasejarah.com tentang sejarah penemuan sel dan teorinya, selamat membaca.

Sejarah Penemuan Sel

Sebagai awalan, admin akan sedikit menjabarkan tentang sejarah penemuan sel menurut para ahli yang tentunya akan ada beberapa nama yang sering kita dengar dalam buku tugas ataupun buku cetak yang ada di sekolah ataupun referensi buku perkuliahan

1. Robert Hooke

sejarah penemuan sel robert hooke
Ilustrasi sejarah penemuan sel robert hooke

Pada akhir abad ke-16, ditemukanlah sebuah alat yang dikenal dengan Microskop Majemuk 2 lensa yang selanjutnya dilakukan pengembangan di beberapa negara besar seperti Belanda, Italia dan Inggris. Pada pertengahan awal abad ke-17, mikroskop mampu melakukan pembesaran hingga 30x. Seorang ilmuwan Inggris bernaam Robert Hooke kemudian merancang mikroskop tersebut sehingga lebih mudah digunakan.

Pada waktu itu, ia melakukan pengamatan dari irisan-irisan tipis pada gabus, melalui mikroskop dan terlihat bahwa struktur dari gabus berupa pori-pori yang tersusun seperti sarang lebah tetapi tidak beraturan.

2. Antonie van Leeuwenhoek

sejarah penemuan sel antonie van leeuwenhoek
Ilustrasi sejarah penemuan sel antonie van leeuwenhoek

Di masa yang sama di negeri Belanda, Antonie van Leeuwenhoekyang saat itu berprofesi sebagai pedagang kain, membuat dan menciptakan mikroskopnya sendiri yang berlensa satu dan dimanfaatkannya untuk mengamati berbagai macam hal.

Ia berhasil melihat sel dari darah merah, protozoa, spermatozoid, khamir bersel tunggal bahkan bakteri. Pada tahun 1673 ia memulai mengirimkan surat yang detail terhadap kegiatannya kepada Royal Society, sebuah perkumpulan ilmiah Inggris, yang kemudian menerbitkannya.

Di salah satu suratnya, ia menggambarkan sesuatu yang bergerak di dalam air liur yang ia amati di bawah mikroskop. Leeuwenhoek menyebut sesuatu yang bergerak itu “hewan kecil” yang dalam bahasa Belandanya Diertjen atau dierken yang diyakini sebagai bakteri oleh para ilmuwan modern.

3. Marcello Malpighi

sejarah penemuan sel marcello malpighi
Ilustrasi sejarah penemuan sel marcello malpighi

Di tahun 1675 hingga 1678, seorang ilmuwan Italia bernama Marcello Malpighi berhasil menjabarkan unit penyusun dari tumbuhan yang ia namai utricle atau kantong kecil. Dari pengamatan dan penuturannya, setiap rongga tesrebut berisikan cairan yang dikelilingi oleh dinding yang kuat (kukuh).

Hal yang sama juga dilakukan Nehemiah Grew dari Inggris yang menjabarkan tentang sel tumbuhan (dalam tulisannya pada tahun 1682). Grew juga berhasil mengamati banyak struktur hijau berukuran lebih kecil di dalam sel-sel daun tumbuhan, yakni Kloroplas.

Sejarah Teori Sel

Setelah kita mempelajari sejarah penemu Sel, tentu kita akan melengkapinya dengan teori agar sejarah penemuan sel dan teori sel lebih mudah dipelajari

1. Matthias Jacob Schleiden

sejarah penemuan sel matthias jakob schleiden
Ilustrasi sejarah penemuan sel matthias jakob schleiden

Pada sekitar abad ke-18 dan juga awal abad ke-19, beberapa ilmuwan memiliki spekulasi bahwa hewan dan tumbuhan tersusun atas sel. Namun, spekulasi tersebut masih dalam perdebatan, hingga pada akhirnya pada tahun 1838 seorang ahli botani Jerman bernama Matthias Jacob Schleiden mengeluarkan pernyataannya bahwa semua tumbuhan tersusun atas sel.

Selain itu, ia juga berkata bahwa semua aspek daripada fungsi tubuh pada tumbuhan pada dasarnya merupakan manifestasi dari aktifitas sel itu sendiri. Selain itu, Ilmuwan ini juga memaparkan betapa pentingnya nukleus (yang ditemukan oleh Robert Brown pada 1831)  dalam fungsi dan pembentukan sel, sayangnya ia salah mengira bahwa sel terbentuk dari Nukleus.

2. Theodor Schwann

sejarah penemuan sel theodor schwann
Ilustrasi sejarah penemuan sel theodor schwann

Pada abad ke-18 tepatnya 1839, seorang psikolog Jerman bernama Theodor Schwann menyadari bahwa ternyata ia pernah mengamati nukleus pada sel hewan setelah berbincang dengan Schleiden sebagaimana ia mengamati pada tumbuhan. Theodor juga menyatakan bahwa semua bagian tubuhu hewan tersusun atas sel.

Menurut Schwann, prinsip universal pembentukan berbagai bagian pada tubuh semua organisme adalah dari pembentukan sel (Magner 2002, hlm. 154-158).

3. Rudolf Virchow

sejarah penemuan sel rudolf virchow
Ilustrasi sejarah penemuan sel rudolf virchow

Rudolf Virchow adalah seorang yang dikenal memiliki teori sel rinci yang melengkapi dari teori dari ilmuwan Jerman lainnya. Pada awalnya, Virchow sependapat dengan Schleiden dalamhal pembentukan Sel. Namun, pengamatan mikroskopis atas berbagai hal dalam proses patologis, membuatnya menyimpulkan hal yang sama sebagaimana yang disimpulkan oleh Robert Remak

Kesimpulannya itu sama seperti Robert dari pengamatannya kepada sel darah merah dan juga emrio, ia mengetahui bahwa sel berasal dari sel lain melalui proses pembelahan sel. Di tahun 1855, Virchow menerbitkan makalah miliknya yang membuat motonya terkenal mulai saat itu, motonya adalah omnis cellula e cellula yang artinya semua sel berasal dari sel.

Seiring berjalannya waktu, di antara tahun 1875 – 1895, terjadi berbagai penemuan perihal fenomena seluler dasar, seperti mitosis, meiosis dan juga fertilisasi, serta penemuan organel penting semacam mitokondria, kloroplas dan badan Golgi. Kemudian, lahirlah bidang keilmuan yang mempelajari tentang sel yang pada masa itu disebut sitologi.

Sejarah Penemuan Sel Singkat

sejarah penemuan sel bakteri helicobacter pylori
Gambar penemuan sel bakteri helicobacter pylori

Bagi kalian yang tidak memiliki waktu cukup untuk membaca catatan panjang di atas, jangan khawatir karena admin juga sudah sediakan juga rangkuman sejarah penemuan sel yang singkat berdasarkan beberapa tokoh, berikut selengkapnya.

1. Robert Hooke

Robert Hooke adalah penemu sel, hal ini terlihat dalam kisahnya dalam pengamatan sayatan gabus

Cerita singkat:

Awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh Robert Hooke yang saat itu meneliti potongan/irisan gabus tipis melalui mikroskopnya (ia rancang sendiri). Semua fungsi di kehidupan makhluk hidup diatur dan berlangsung di dalam sel.

2. Schleiden & Schwann

Sel merupakan kesatuan struktural adalah kesimpulan dari teori yang bisa kita petik disini

Cerita singkat:

Schleiden dan Schwann merupakan tokoh ilmuwan yang berjasa dalam dunia sel, terlebih dalam dunia mikrobiologi dengan teori sel-nya itu. Schleiden mengamati sel yang ada pada tumbuhan dan Schwann melakukan hal serupa pada hewan.

Hasil pengamatan Schleiden & Schwann

Ciri Sel Pada HewanCiri Sel Pada Tumbuhan
Tidak memiliki dinding selMemiliki dinding sel dan membran sel
Tidak memiliki plastidaUmumnya memiliki plastida
Memiliki lisosomTidak memiliki lisosom
Memiliki sentrosomTidak memiliki sentrosom
Timbunan zat berupa lemak dan glikogenTimbunan zat berupa pati
Bentuk tidak tetapBentuk tetap
Pada hewan tertentu memiliki vakuola, ukuran kecil, sedikitMemiliki vakuola ukuran besar, banyak

3. Max Schultze

Teori sel menurut Max Schultze adalah sel merupakan kesatuan fungsional

Cerita singkat:

Nama dari Max Schultze sangat dikenal dengan karyanya pada teori sel. Menggabungkan teori Felix Dujardindari dan Hugo von Mohl, ia menyatukan 2 hal tersebut dibawah nama “Protoplasma” yang mendefinisikan sel sebagai nucleated massa dari protoplasma tanpa atau dengan dinding sel

4. Rudholf Virchow

Teori Rudhofl Virchow tentang sel, Omne Cellulae e cellula atau Sel merupakan kesatuan pertumbuhan.

Cerita singkat:

Perannya dalam penemuan sangatlah banyak dan penting, meskipun namanya jarang disebutkan bersamaan dengan Theodor Schwann, ia paling banyak diketahui dikarenakan teorinya tentang sel.

  • Ia juga adalah orang pertama yang menemukan sel leukemia.
  • Mr. Schwann juga adalah orang yang menyatakan asal usul sel adalah dari pembagian unsur sebelumnya*.

*Teori ini ia gambarkan dalam epigram Omnis celulla e cellula yang berarti setiap sel berasal dari sel sebelumya, yang dipublikasikan pada tahun 1858. (diambil dari situs liaherliana pada 31/10/2017)

5. Robert Brown

pembelahan sel bakteri E-coli
Video dipercepat, pembelahan bakteri E. Coli

Teori yang ditemukan Robert Brown adalah pada tiap sel terdapat inti sel atau Nukleus

Cerita singkat:

Brown adalah seorang botanis Skotlandia yang memberikan masukan ilmu penting terhadap sejarah botani melalui penemuannya tentang inti sel dan juga aliran sitoplasma, pengamatan pertama darinya adalah penelitian terhadap penyerbukan dan pembuahan tumbuhan.

Brown adalah salah satu yang pertama kali mengenali perbedaan dasar antara tumbuhan gymnosperm dan juga angiosperm. Brown juga memberikan banyak sumbangan tentang taksonomi tumbuhan, termasuk didalamnya penggolongan familia tumbuhan, dan marga serta spesies dari tumbuhan Australia.

Baiklah, sepertinya itu saja artikel dari admin. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu dan bermanfaat untuk makalah sejarah penemuan sel teman-teman pembaca, kalian juga bisa menyimpan halam ini menjadi sejarah penemuan sel pdf dengan menggunakan ekstensi save as pdf di chrome, sekian dan terimakasih.

Tags: